Minggu, 27 September 2009

cerita tentang mengajar anak sekolah minggu

Ibadah Sekolah Minggu adalah sarana untuk anak- anak dapat lebih mengenal akan iman kepada Tuhan Yesus. Sekolah Minggu merupakan tempat yang terbuka untuk memahami maksud dan rencana Allah bagi mereka. Bila Sekolah Minggu dikelola dengan baik, maka semakin banyak jiwa yang dapat diselamatkan. Dimana anak- anak diajarkan mengenal lingkungan gereja, berinteraksi terhadap jemaat gereja, terlebih anak-anak dapat belajar untuk menerapkan kasih Kristus dalam kehidupan sehari- hari. Dengan bimbingan guru yang sabar, anak-anak diajarkan bagaimana berdoa yang benar, diajarkan mengenai kebenaran Firman Allah, dan diajarkan untuk memuji dan menyembah Allah. Terlebih anak- anak di ajarkan untuk hormat dan taat terhadap orang tua, sesuai dengan Hukum Taurat yang ke-5.
Namun dewasa ini, ibadah sekolah minggu lebih banyak mengarah ke ibadah yang monoton. Seperti ibadah yang liturgis, yakni terikat akan tata ibadah. Anak- anak sekolah minggu justru akan bosan dengan  tata ibadah penyembahan, pujian, mendengarkan firman, berdoa, memberi persembahan, tanpa ada sesuatu yang dapat menarik minat bagi anak- anak.
Oleh karena hal tersebut, saya berpendapat mengenai beberapa cara mengajar anak sekolah minggu yang lebih efektif, tidak monoton dan dapat menarik minat anak-anak yakni
1. Bercerita
dapat dilakukan dalam bentuk dongeng, sharing, atau kuis

2. Games
dapat dilakukan  di dalam maupun di luar ruangan. Di dalam ruangan anak- anak diajak untuk CTA dan teka-teki yang mungkin dapat menambah pengetahuan bagi mereka.
Outbond adalah salah satu contoh games di luar ruangan.

3. Hasta Karya
membuat hasil karya sekreatif mungkin sesuai dengan kesenangan anak- anak, contohnya membuat origami, membuat gerabah, atau menggunting gambar.

4. Doa
dari usia dini anak- anak harus di ajarkan bagaimana berdoa secara pribadi, bersyafaat, dan bersaat teduh.

5. Mendengarkan Musik dan Bernyanyi
dengan mendengar musik ini anak- anak juga dapat belajar untuk menyanyi lagu rohani atau lagu sekolah minggu. Anak- anak juga dapat belajar untuk bernyanyi secara berkelompok atau secara pribadi, untuk tampil dalam ibadah Umum/ Raya.

6. Tarian
anak- anak di ajarkan dapat melayani Tuhan dengan tarian, seperti belajar tamborin atau sekedar berjoget ria.

7. Berakting
penyampaian Firman Tuhan kepada anak- anak sekolah minggu tidak harus selalu dalam bentuk khotbah. Namun dapat juga berbentuk drama, fragmen, teater atau dalam bentuk pantomim yang diperanakan oleh guru sekolah minggu.

semoga tulisan ini bermanfaat...
Tuhan berkati.. !!!!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar